preloader

Welcome to Happy Family Center

Selamat datang di Happy Family Center. Gereja HFC adalah sebuah gereja dengan dinamika pelayanan dan ibadah yang beragam sepanjang minggu. Fokus pelayanan dan kegiatannya selalu berpusat pada 4 pilar penting, yakni: Pengajaran, Penyembahan, Misi, dan Pemuridan. Gereja HFC memiliki visi "Mengubah Dunia Melalui Keluarga".

Lihat Profil HFC

Schedule

JOIN US

Bergabunglah bersama keluarga besar HFC. Temukan berbagai kegiatan, komunitas, dan pelayanan yang sesuai dengan anda.



"Betapa kucintai Taurat-Mu! Aku merenungkannya sepanjang hari."
Mazmur 119:97

Happy Bible Club merupakan aplikasi membaca Alkitab tahunan yang akan memfasilitasi kita membaca Firman Tuhan dengan mudah & menyenangkan. Kelebihan dari aplikasi ini adalah bacaan ayat yang bervariasi, mulai dari Mazmur, Perjanjian Lama, Perjanjian Baru & Amsal. Aplikasi ini juga disertai renungan setiap hari, sesuai ayat yang dibaca pada hari itu. Jadwal pembacaan Alkitab diatur sehingga dalam 1 tahun bisa menyelesaikan seluruh pembacaan Alkitab. Dapatkan aplikasi ini di platform Android, Apple & Web (silahkan klik salah satu icon dibawah ini).

Member Service

DEVOTION

SERAHKAN HIDUPMU KEPADA TUHAN

12 Aug 2026

[Ayb. 11 & 12] [Rm. 3:1-31] [Mzm. 37:1-11] [Ams. 15:1-7]

"Janganlah marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri hati kepada orang yang berbuat curang, serahkanlah hidupmu kepada Tuhan dan percayalah kepada-Nya  dan Ia akan bertindak" (Mazmur 37:1, 5)

Di zaman pasca modern yang serba cepat dan instan untuk mencapai sukses dalam banyak hal, telah memacu banyak orang untuk melupakan proses. Mereka hanya peduli dan fokus pada hasil, apa pun caranya tidak menjadi masalah. Tidak heran banyak hal yang masuk zona abu-abu, barang haram menjadi dihalalkan, bahkan barang halal pun bisa di haramkan demi mencapai keuntungan pribadi secara instan. Kebenaran sudah menjadi warna abu abu.

Itu sebabnya, tidak heran kita bisa melihat dan mendengar dalam berbagai media sosial, bagaimana orang-orang yang nampak sukses dengan cara-cara yang instan. Mereka nampaknya melakukan  hal yang benar. Mereka mengejar banyak hal dalam mencapai  kesuksesan yang bersifat materi. Selanjutnya, materi itu menjadi sandaran, andalan serta sebagai penjamin kelangsungan hidupnya. Sayang sekali, mereka tidak lagi bersandar pada Allah.

Kesuksesan yang nampak instan dan diperoleh dengan cara-cara yang nampak mudah, tanpa melibatkan Allah, telah menjadi iklan yang menarik. Hal ini telah mempengaruhi banyak orang termasuk orang yang beriman kepada Allah. Akibatnya, hal itu menimbulkan iri hati terhadap keberhasilan orang-orang fasik yang seringkali mempertontonkan kesukseskan hidup tanpa bersandar pada Allah .

Namun,  Firman Tuhan dengan konsisten mengajarkan kepada umat-Nya untuk mempercayakan hidup dengan menyerahkannya kepada Allah.  Menyerahkan hidup bukan berarti melepaskan tanggung semuanya dengan tidak melakukan apa apa. Bukan juga bersifat penyerahan yang fatalisme, karena Firman Tuhan mengatakan bahwa: "Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia". 

Beberapa alasan Firman Tuhan yang menolong agar kita tidak marah dan iri hati pada keberhasilan orang orang fasik: 

Pertama, Keberhasilan orang fasik seperti rumput hijau.
Keberhasilan yang mudah diperoleh akan mudah layu dalam sekejap saja. Apalagi, jika tidak ada perkenanan Allah di dalamnya, maka kesuksesan tanpa Allah di dalamnya menjadi jerat pada akhirnya. 

Kedua, Tuhan meminta kita berdiam dengan tenang.
Dalam segala hal keadaan berdiam dengan tenang, justru di situ terdapat kekuatan. Kita sedang memberi ruang Allah bekerja. Allah berjanji akan memunculkan kebenaran kita,  ketekunan kita, kesetiaan kita. Semuanya menjadi seperti  terang yang semakin terang benderang di tengah  kegelapan dunia. 

Orang-orang yang menantikan Tuhan akan mewarisi bumi. Apa yang di lakukan tidak sirna oleh waktu dan keadaan apa pun oleh  karena Allah yang memelihara kita melintasi segala musim kehidupan. Kita akan mampu tetap tegak berdiri, serta melihat pertolongan Tuhan yang ajaib atas hidup kita. Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, yang tidak pernah didengar oleh telinga itu yang akan Tuhan sediakan bagi kita yang mau berserah pada Allah.

Ketiga, mengalami akhir damai sejahtera. Orang-orang yang berserah pada Allah, yang tidak iri kepada keberhasilan orang fasik, yang tidak mengikuti  jalan kefasikan akan memperoleh damai sejahtera  yang berlimpah-limpah dalam hidupnya.

Sebagai kesimpulan, menyerahkan hidup pada Allah merupakan tanda kita beriman pada Allah, tanda kita percaya.   Apa pun yang terjadi seizin Allah pada akhirnya semuanya  mendatangkan kebaikan. Tetaplah percaya, berdiam diri , tetap bergembira dalam Tuhan karena segala hal dalam kendali dan di bawah otoritas Allah.
Tetaplah  berlaku setia, rendah hati dan Ia akan memberikan apa yang diinginkan hati kita karena Allah melihat hati lebih daripada sekadar apa yang kita butuhkan, Amin. (B.E)